Ilmu Sosial dan Budaya

Apa itu Fiksi? Memahami Jenis, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Langkah Pembuatan Fiksi

Siapa yang tak mengenal novel Harry Potter karya J.K. Rowling? Karya sastra fiksi ini tentu saja tidak asing lagi. Bicara istilah fiksi, apakah kamu telah mengetahui maksudnya?

Secara bahasa, kata fiksi berasal dari bahasa Inggris yaitu fiction yang berarti khayalan atau rekaan.

Fiksi dapat didefinisikan dengan sebuah prosa naratif yang bersifat karangan dan imajinasi non-ilmiah yang dibuat oleh penulis dan tidak berdasarkan kenyataan.

Tidak jauh berbeda dengan penjelasan menurut seorang ahli bernama Krismarsanti, yang menerangkan fiksi adalah suatu karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi atau karangan seseorang.

Jadi, karya sastra ini berdasarkan imajinasi pengarangnya dan tidak terjadi di dunia nyata.

Meskipun fiksi berasal dari imajinasi pengarangnya, karya sastra ini tetap masuk akal serta banyak mengandung kebenaran yang dibumbui dengan drama hubungan antarmanusia. Kebenaran dalam fiksi adalah keyakinan bahwa sesuai dengan pandangan penulis terhadap masalah hidup dan kehidupan.

Fiksi bisa disajikan dalam beragam format, mulai tulisan, pertunjukan langsung, film, acara televisi, animasi maupun video game.

Agar lebih memahaminya, kali ini akan dibahas pengertian fiksi, jenis, ciri-ciri, fungsi, langkah pembuatan, dan contohnya.

Berikut ini rangkuman pengertian fiksi, jenis, ciri-ciri, fungsi, langkah pembuatan, dan contohnya.

Jenis-Jenis Fiksi

Setelah memahami pengertian fiksi, kamu dapat mengetahui apa saja jenis karya sastra yang termasuk fiksi. Berikut ini beberapa jenis fiksi dalam karya sastra:

  • Novel: Novel merupakan sebuah karangan fiksi yang mengisahkan tokoh-tokoh di dalam ceritanya, mulai awal hingga akhir yang memiliki ending, baik itu klimaks atau antiklimaks.
  • Roman: Sebuah karangan fiksi yang menceritakan tokoh-tokoh di dalam alur ceritanya yang mengandung banyak hikmah dan pelajaran.
  • Cerpen: Suatu karya sastra berbentuk tulisan yang isinya jauh lebih sedikit dari novel, namun cerpen tetap memiliki daya tarik tersendiri sehingga kamu tetap akan mendalami setiap tokoh yang dimunculkan oleh penulis.
Baca Juga:  Ideologi Kapitalisme? Ini Sejarah, Pengertian dan Cirinya

Ciri-Ciri Fiksi

Berdasarkan pengertian fiksi di atas, kamu dapat mengenali sebuah karya sastra ini dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Fiksi sifatnya rekaan atau imajinasi dari pengarang.
  • Dalam fiksi terdapat kebenaran yang relatif atau tidak mutlak.
  • Umumnya fiksi menggunakan bahasa yang bersifat konotatif atau bukan sebenarnya.
  • Karya fiksi tidak memiliki sistematika yang baku.
  • Umumnya karya sastra fiksi menyasar emosi atau perasaan pembaca, bukan logika.
  • Dalam karya sastra fiksi terdapat pesan moral atau amanat tertentu.

Fungsi Fiksi

Fungsi fiksi, antara lain:

  • Untuk mengembangkan dan memperbanyak nilai praktis, normatis, dan estetis.
  • Sebagai media untuk menularkan pikiran kreatif dan kebijakan pengarang kepada para pembaca.
  • Fiksi pada dasarnya merangsang pembaca untuk mengenali, menghayati, menganalisis, dan merumuskan nilai-nilai kemanusiaan.
  • Langkah Pembuatan Fiksi

Langkah Pembuatan Fiksi

Berikut ini terdapat beberapa langkah pembuatan fiksi, terdiri atas:

  • Ide: Temukan ide yang menarik dan unik untuk cerita fiksi Anda.
  • Pengembangan ide: Kembangkan ide tersebut dengan menambahkan detail, plot, dan karakter yang kuat.
  • Membangkitkan daya imajinasi: Gunakan imajinasi Anda untuk menciptakan dunia dan situasi cerita yang menarik.
  • Menuliskan sinopsis: Tulislah ringkasan cerita yang menjelaskan alur utama dan konflik yang terjadi.
  • Membuat kerangka karangan: Buat kerangka cerita yang terdiri dari pengenalan, perkembangan konflik, klimaks, dan penyelesaian.
  • Mulai mengembangkan cerita: Tulislah cerita fiksi secara lengkap dengan memperhatikan detail dan alur cerita yang baik.
  • Proses editing: Revisi dan perbaiki cerita fiksi Anda untuk meningkatkan kualitasnya.
  • Pencarian penerbit: Jika Anda berencana untuk menerbitkan cerita fiksi Anda, cari penerbit yang sesuai dengan genre dan gaya tulisan Anda.

Contoh-Contoh Fiksi

Berikut ini beberapa contoh-contoh karya fiksi yang bisa kamu temukan:

Baca Juga:  Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Contoh Fiksi Novel

  • Ketika Cinta Bertasbih (Karya Habiburrahman El Shirazy)
  • Laskar Pelangi (Karya Andrea Hirata)
  • Siti Nurbaya: Kasih Tak Sampai (Karya Marah Rusli)
  • Dilan 1990, 1991 (Karya Pidi Baiq)
  • Tenggelamnya Kapal Vander Wick (Karya Hamka)
  • Harry Potter (Karya J. K. Rowling)
  • The Green Mile (Karya Stephen King)
  • Norwegian Wood (Karya Haruki Murakami)

Contoh Fiksi Roman

  • Petualangan Sherina
  • Si Doel Anak Betawi
  • Gadis Empat Zaman
  • Mencari Pencuri Anak Perawan
  • Katak Hendak Jadi Lembu

Contoh Cerpen

Cerpen banyak ditemukan di majalah atau koran, di antaranya sebagai berikut:

  • Wasiat Kerinduan (Karya Tatiek Purwanti)
  • Pengakuan (Karya Irine Rakhmawati)
  • Lelaki Yang Kuantar Kawin (Karya Yus R Ismail)
  • Anak Kucing Kelimis Menggigil Kedinginan (Karya Yus R Ismail)
  • Pohon Tumbuh Tidak Tergesa-Gesa (Karya Yus R Ismail)
  • Malaikat Jatuh (Clara Ng)

Dengan mengetahui pengertian, jenis, ciri-ciri, fungsi, langkah pembuatan, dan contoh-contoh fiksi, kamu bisa lebih memahami dunia karya sastra ini. Mulailah dengan mengembangkan ide cerita, membangkitkan imajinasi, dan menuliskan karya fiksi yang menarik. Jangan takut untuk berkreasi dan berbagi cerita dengan pembaca lainnya. Selamat mencoba!

Lihat Lebih Banyak

Artikel yang Berkaitan

Back to top button

Adblock Detected

Maaf, kami mendeteksi Adblock dari browser anda. Untuk mengoptimalkan pengalaman anda membaca dan mengeksplorasi konten kami, harap matikan fitur Adblock dari browser anda. Terimakasih. Salam, Tim Buah Pendidikan